Membentuk Karakter Anak  

MEMBENTUK KARAKTER ANAK


Tuhan memberikan hak kepada orangtuauntuk bekerjasama dalam RohNya, membentuk karakter anak. Selainhal-hal yang tidak disengaja, perencanaan tindakan yang direncanakandapat membuat “emas” yang ada di dalam hati anak bersinar terang.Langkah yang dapat dilakukan orangtua adalah sebagai berikut:

  1. Daftarkan perilaku “emas” yang anda anggap penting. Berpikir tentang anak-anak anda, apa yang anda anggap paling penting dan merupakan karakter dasar yang perlu dibentuk?

Contoh:

Bagi saya yang 3karakter penting yang dimiliki anak adalah: Kejujuran, kepatuhan danrasa hormat.

  1. Buatlah perencanaan. Ajarkanlah kepentingan suatu karakter dengan menggunakan kalimat yang mudah dimengerti oleh anak.

Contoh:

Kejujuran sayagambarkan sebagai “memberitahukan apa adanya” untuk mempertebalrasa percaya orang lain pada kita.

Untuk menolonganak menghargai kepatuhan, saya terlebih dahulu harus menekankan rasapercaya anak bahwa kepatuhannya kepada saya adalah untukkepentingannya dan karena dia percaya bahwa saya mengasihinya.

Rasa hormat sayaajarkan sebagai suatu mahkota bagi seorang anak.

  1. Berikan model dalam kehidupan sehari-hari. Berikan contoh konkrit supaya anak dapat memahami kepentingan karakter, buatlah aktifitas yang memperkuat karakter yang hendak anda ajarkan.

Contoh:

Ceritakan danlibatkan anak dalam doa ketika anda hampir saja tidak jujur, tapikemudian anda memilih untuk jujur.

Sebagai istri,tunjukkan kepatuhan kepada suami. Sebagai suami dan anak, tunjukkankepatuhan kepada orangtua/mertua ketika anda mengunjungi mereka.

Hormatilah anakanda dengan kalimat-kalimat sopan, seperti: terima kasih, permisi,tolong.

  1. Ciptakan system Penghargaan

Anak-anak sangatsenang didorong melalui pengakuan dan penghargaan. Untuk menunjukkankarakter mana yang bernilai dalam rumah tangga anda, buatlah systempenghargaan dalam keluarga anda.

Contoh:

Saya akanmemanggil anak untuk memeluk dan menciumnya untuk setiap kejujuranyang ia lakukan walaupun dengan resiko hukuman karena pelanggaranperaturan.

Untuk setiapkepatuhan yang saya tentukan (belajar, tanggung jawab) saya siapkanstiker.

Untuk setiap katapenghormatan yang ia keluarkan, saya akan selalu peka mengucapkan:“terima kasih untuk kata permisi”, “terimakasih untuk katatolong” (saya tidak akan menyimpan dalam hati, tapi akan sayaucapkan supaya dia dapat mendengar penghargaan saya)

  1. Mulai menambang “emas” dari dalam hati anak

Jelaskan kepadaanak bahwa anda mencari “emas” dari perilaku dan tindakannya.Dengan pertolongan Tuhan, buatlah suatu komitmen untuk menambangsebuah karakter “emas” tiap bulannya. Lakukanlah terus untukmengumpulkan lebih banyak “emas”.

Contoh:

Saya mengatakankepada anak “karakter emas” apa yang saya harapkan terlihat diawal bulan, setiap ada kesempatan (family altar, saat teduh, atauwaktu duduk-duduk sore berdua di beranda) saya akan tunjukkan “emas”yang terlihat hari itu. Di akhir bulan saya akan merayakannya denganacara keluarga khusus dan doa pujian khusus untuk hal itu.



 
  Orang Tua & Anak
  • Koq, Kamu Pikir Gitu Sih?
  • Makna Ayah Bagi Anaknya
  • Membentuk Karakter Anak
  • Salib Kristus dalam Diri Anak-Anak
  •   Pasangan
  • Menantikan Kelahiran Anak
  • 2004, Yayasan Eunike
    Design & Powered by Corpussoft